Cara Mengatasi Dermatomiositis yang Paling Tepat

Januari 9, 2020

Penyakit langka yang satu ini hingga kini belum ditemukan pengobatan yang tepat, namun beberapa upaya pengobatan terus dilakukan oleh pihak dokter untuk meringankan serta mengendalikan gejala yang muncul. Meski cara mengatasi dermatomiositis belum begitu tepat namun setidaknya pengobatan bisa membantu pasien melawan rasa sakit yang muncul serta memperlambat munculnya gejala – gejala yang lebih serius.

Dermatomiositis

Sumber Foto : rcjournal.com

Beberapa Cara Mengatasi Dermatomiositis

Meski penyakit ini tidak bisa disembuhkan namun beberapa cara mengatasi dermatomiositis dengan mengkonsumsi obat – obatan, terapi fisik, serta operasi bisa meringankan gejala serta membantu kondisi kulit dan otot, berikut langkah yang perlu dilakukan:

  • Konsumsi obat – obatan kortikosteroid

Dokter akan membantu menurunkan peradangan dengan memberikan obat – obatan kortikosteroid contohnya  seperti obat prednisone akan membantu menurunkan respon imun. Konsumsi obat lain akan diberikan untuk kondisi tertentu terutama pada anak – anak. Dengan obat kortikosteroid maka gejala yang muncul bisa benar – benar hilang, hal ini disebut sebagai remisi atau bonus. Pada anak – anak remisi dermatomiositis bukan hanya bisa terjadi pada jangka waktu yang sangat lama saja, namun bisa terjadi secara permanen.

Namun obat – obatan ini bisa menimbulkan efek samping yang cukup berbahaya sehingga tidak boleh dikonsumsi dalam jangka panjang apalagi dalam dosis yang terlalu tinggi. Untuk menekan efek samping pengobatan ini dokter biasanya akan memberikan obat khusus, seperti methotrexate dan azathioprine.  Dalam melakukan pengobatan kortikosteroid pastikan anda konsultasi pada dokter terlebih dahulu. Jika pengobatan ini tidak menunjukkan reaksi membantu memperbaiki kondisi pasien maka dokter akan memberikan obat lain yang bertujuan untuk menekan respon imun pasien.

  • Terapi IVIG

Cara mengatasi dermatomiositis selanjutnya adalah dengan menjalani terapi IVIG. Terapi IVIG akan menggunakan antibodi yang sehat untuk memblokir atau mencegah antibodi penyerang otot dan kulit tersebut. IVIG ini sendiri terdiri dari bermacam antibodi yang berasal dari ribuan orang yang telah melakukan donor darah. Pemberian antibodi ini dilakukan melalui cairan infus.

  • Pengobatan lain perlu dilakukan

Selain dua cara pengobatan di atas kemungkinan besar dokter juga akan melakukan beberapa tindakan pendukung seperti:

  • Untuk mencegah kerusakan jaringan otot serta meningkatkan fungsi serta kekuatan otot akan dilakukan terapi fisik.
  • Dokter akan memberikan obat untuk mengatasi ruam dengan memberikan antimalaria seperti hydroxychloroquine
  • Untuk mengatasi dan mengangkat timbunan kalsium maka akan dilakukan tindakan operasi
  • Pemberian obat – obatan pereda nyeri
  • Pengobatan di rumah

Untuk membantu mengatasi penyakit ini ada beberapa gaya hidup serta pengobatan rumah yang bisa dilakukan pasien, diantaranya:

  • Mencari tahu informasi penting dan sebanyak mungkin mengenai penyakit yang anda alami. Contohnya sering konsultasi ke dokter, perbanyak membaca, mencari pengetahuan mengenai penyakit ini melalui internet, serta bergabung dengan komunitas penyandang dermatomiositis
  • Jika terjadi keluhan atau mulai muncul gejala baru atau obat yang anda konsumsi menimbulkan efek samping sebaiknya langsung konsultasi ke dokter.
  • Untuk membantu menjaga kebugaran tubuh serta kebugaran otot sebaiknya rajin berolahraga, namun sebelum melakukannya tanyakan pada dokter olahraga apa yang bisa anda lakukan
  • Istirahat yang cukup
  • Terbuka kepada orang terdekat

Demikian cara mengatasi dermatomiositis yang cukup langka ini. Meski tidak dapat menyembuhkan pasien secara optimal namun dapat membantu mengatasi gejala yang muncul. Terima kasih.

Sumber referensi:

  • https://hellosehat.com
Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+